FILM LASKAR ANAK PULAU
BY JASNI SEMBULANG
Satu lagi film karya sineas Batam resmi diluncurkan
dan diputar perdana di gedung Sumatera Convension Center (SCC) Batam
Center, Minggu 15 Januari 2012. Sebuah film yang mengangkat kisah nyata
kegetiran hidup anak-anak di pulau hinterland, yang harus berjuang keras
untuk bisa mengenyam pendidikan di bangku sekolah, karena terlebit
masalah ekonomi.
Tidak hanya itu, film ini juga banyak menyampaikan pesan moral kepada
penonton untuk mencintai budaya daerah yang sudah semakin luntur.
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Mak Yong adalah seni tradisi yang
berasal dari Kepri. Dan apa atau bagaimana Mak Yong itu mungkin banyak
anak sekolah atau bahkan orang dewasa tidak tahu sama sekali.
Lewat film ini kita bisa menyaksikan itu semua. Itulah sebabnya kita
patut mengacungkan jempol kepada kru, pemain dan terlebih produser film
ini, kerana ide brilliant mereka film dapat dinikmati oleh semua orang.
Sebuah cita-cita yang sangat mulia karena ingin memajukan pendidikan
anak-anak hinterland melalui film nasional. Terlebih lagi film karya
sineas Batam ini tidak kalah kualitasnya dengan film nasional karya
sutradara dan produser yang sudah terkenal ke mana-mana.
Apresiasi juga patut diberikan kepada pemerintah Kota Batam dan Kepri yang sangat mendukung launching film ini.
Apalagi pada peluncuran film ini berhasil menggalang dana membelikan
tiket anak-anak panti asuhan dan hinterland yang jumlahnya sekitar 8.932
tiket.
Harapannya tidak lain adalah memberi semangat dan motivasi anak-anak
kurang mampu untuk tidak mudah putus asa, melainkan terus berusaha untuk
bisa bersekolah. Semua anak pulau harus sekolah, agar mereka dapat
meningkatkan derajat hidup mereka di masa depan.
Lalu bagaimana dengan kita yang hanya tinggal menonton saja? Ayo kita
dukung karya sineas Batam ini agar sukses di pasaran. Bukankah bila
sukses di pasaran akan mendorong lagi kebangkitan para sineas Batam
untuk terus dan terus berkarya?
Jangan lupa, letak geografis Batam yang sangat dekat dengan Singapura
dan Malaysia punya dampak yang sangat besar, bahwa kita tidak lagi
berorientasi nasional melainkan internasional.
Tentunya kita semua bangga bila perfiliman nasional semakin maju
karena di dalamnya ikut andil para sineas Batam yang tidak akan
bosan-bosannya mengangkat Kepri di tengah alur cerita filmnya. Bravo
sineas Kepri. **

Tidak ada komentar:
Posting Komentar